Beras Miskin (raskin) yang didistribusikan kepada Penerima Manfaat Rumah Tangga Sasaran (RTS) masih menjadi polemik di tengah masyarakat. Dana pendistribusian yang dianggarkan Pemkab senilai hampir 1 milyar ini diduga telah ditilap
Kinerja tim Waskat di Kecamatan dituding sebagai penyebab melambungnya harga raskin yang diperuntukkan bagi RTS. Di Inhu, harga raskin yang seharusnya tidak lebih dari Rp1000 per kilo, kenaikannya bisa mencapai 3 hingga 4 kali lipat.
Setelah dibangun oleh PT SI sebagai perusahaan pengolah minyak di Inhu, kini sebuah jembatan di Desa Kota Lama dalam kondisi rusak berat. PT Medco Energi Lirik yang menggantikan PT SI tak pernah melakukan perawatan terhadap jembatan tersebut.