Selamat Datang di Situs Berita RiauTimes. Lugas, Tajam, Terpercaya...
  Ahad, 5 September 2010 | Home | Webmail | Buku Tamu | Bursa Kerja | Info Iklan |
Profil
Visi Misi
R U B R I K A S I
Hukum
Ekonomi & Bisnis
Pariwisata
Pendidikan
Lingkungan
Olahraga
Tokoh Kita
Galeri
Arsip Berita
KABUPATEN & KOTA
Bengkalis
Dumai
Indragiri Hilir
Indragiri Hulu
Kampar
Kuantan Singingi
Rokan Hilir
Rokan Hulu
Siak
Pelalawan
Kepulauan Riau
… bila anda mengutip sebagian dari situs ini, kami sarankan agar mencantumkan inisial RTM …

Diduga Illegal,
Water Boom Pagaran Tapah Resahkan Warga

Selasa, 2 Februari 2010


Pasir Pengaraian (Riautimes)- Wisata pemandian (water boom) yang berada di kecamatan Pagaran Tapah Darussalam Rohul, diduga beroperasi secara illegal. Usaha milik Sinaga Mandiri yang merupakan pengusaha asal Ujung Batuini tidak memiliki izin dari pihak terkait di Pemkab Rohul.

Sejak dibangun dan dioperasikan tiga tahun lalu, Water Boom ini sangat meresahkan warga di sekitar. Warga merasa terganggu karena limbah air pemandian langsung dialirkan ke pemukiman, cerobong asap dari mesin mesin penggerak air juga diarahkan ke rumah warga.

Beberapa warga yang tinggal di sekitar water boom menyebutkan, sejak awal dibangunnya kolam pemandian, pemilik Water Boom yakni Sinaga Mandiri terkesan berlaku seenaknya. Sinaga Mandiri tidak pernah sedikitpun membicarakannya kepada warga termasuk juga meminta izin dengan warga serta aparat RT dan RW setempat.

“Sinaga Mandiri seenaknya membangun tanpa pernah memikirkan keberadaan warga. Air limbah pemandian dan cerobong asap mesin air bahkan dialirkan dan diarahkan ke rumah warga. Ini sudah sudah kami laporkan kepada aparat terkait,” kata Datuk Dollah, salah seorang warga kepada riautimes.

Untuk itu warga meminta pihak terkait seperti Kepala Desa dan Camat termasuk dari Satpol PP Rohul untuk turun ke lokasi guna memeriksa perizinan usaha pemandian itu. Warga mminta terhadapnya dilakukan penyegelan jika operasionalnya memang tidak memiliki izin, sehingga keresahan warga bisa teratasi.

Kepala Desa Pagaran Tapah, H. Mufti Ali yang dikonfirmasi melalui selulernya membenarkan adanya keresahan warga tiga tahun belakangan. Kades mengakui belum adanya izin operasional taman wisata pemandian milik Sinaga Mandiri itu.

Menurut Mufti Ali, semua perizinan dalam prosesnya harus melalui rekomendasi desa sebelum dibawa ke kecamatan dan kabupaten. Namun hal tersebut sama sekali tidak pernah dilakukan oleh pemilik Water Boom. “Beberapa warga sekitar Water Boom merasa resah, mereka tidak pernah diajak berunding soal sempadan,” kata Kades kepada riautimes.

Sementara, tokoh masyarakat Pagaran Tapah, Irmansyah, menghimbau pada Badan Lingkungan Hidup (BLH) Rohul agar menjalankan perannya melakukan peninjauan lingkungan terhadap masyarakat yang berada di area Water Boom tersebut. ”Kalau hal itu dibiarkan akan menimbulkan kerugian bagi masyarakat,” tuturnya.

Tambahnya, pihak terkait di pemkab Rohul, seperti Dinas Pariwisata, Dispenda dan PU Cipta Karya juga diminta segera menindaklanjuti keberadaa Water Boom yang tidak memiliki izin di Pagaran Tapah itu. “Karena tidak diurusnya perizinan oleh pengusaha tersebut, jelas merugikan pendapatan daerah dari sektor pajak, IMB dan pendapatan lainnya,” singkatnya. (Halim)

BERITA HANGAT

Minggu, 29 Agustus 2010
BLH Selesai Bahas UKL UPL Pembangunan Jaringan PLTU Riau


Selasa, 24 Agustus 2010
Tunggakan ABT Hingga 5M,
Satpol Siapkan Shock Therapy Untuk IKPP dan RAPP


Selasa, 24 Agustus 2010
Merasa Dianaktirikan, Warga Tanjung Kudu Nyaris Terisolir


Selasa, 24 Agustus 2010
Satpol Tarik 29 Mobil Dinas Mantan Pejabat


Selasa, 24 Agustus 2010
Kedai Kopi Buka Saat Puasa, Diduga Aparat Bermain


Sabtu, 21 Agustus 2010
Salah Dugaan,
Polhut Riau Lepaskan Tangkapan


Sabtu, 21 Agustus 2010
Diduga Menyalahi Aturan,
Dewan Minta Proposal pengajuan HGU PT. SAL


Sabtu, 21 Agustus 2010
Bangun Penerangan Desa,
Distamben kekurangan Tenaga dan Pendanaan


Sabtu, 21 Agustus 2010
Distamben Provinsi Tak Pernah Terima Laporan PT. RMI


Kamis, 12 Agustus 2010
Satpol 200 Targetkan Kendaraan Dinas Pemprov Kembali Sebelum Idul Fitri


© 2007 riautimes.com