Selamat Datang di Situs Berita RiauTimes. Lugas, Tajam, Terpercaya...
  Rabu, 8 September 2010 | Home | Webmail | Buku Tamu | Bursa Kerja | Info Iklan |
Profil
Visi Misi
R U B R I K A S I
Hukum
Ekonomi & Bisnis
Pariwisata
Pendidikan
Lingkungan
Olahraga
Tokoh Kita
Galeri
Arsip Berita
KABUPATEN & KOTA
Bengkalis
Dumai
Indragiri Hilir
Indragiri Hulu
Kampar
Kuantan Singingi
Rokan Hilir
Rokan Hulu
Siak
Pelalawan
Kepulauan Riau
… bila anda mengutip sebagian dari situs ini, kami sarankan agar mencantumkan inisial RTM …

Lahan Kebun K2I Belum Jelas

Rabu, 27 Januari 2010

Sejauh ini, program pembangunan kebun K2I masih menghadapi kendala serius. Masalah peruntukan lahan yang akan ditanami sawit tak kunjung terselesaikan. Kecil kemungkinan pembangunan kebun seluas 10.200 Ha pada tahun 2010 ini akan tercapai.



Pekanbaru (Riautimes)- Terkait pernyataan dari Dinas Perkebunan tentang surat konfirmasi lahan untuk perkebunan K2I yang belum dijawab oleh Dinas Kehutanan, Dishut justru balik menuding Disbun mencoba buang badan. Disbun sudah beberapa kali mengirimkan konfirmasi lahan dan semua surat tersebut sudah dibalas oleh Dishut.

Arief Despensary, S. Hut,T. MT, Kasi Penatagunaan Hutan Dinas Kehutanan Provinsi Riau, mengakui Disbun sudah beberapa kali menyampaikan surat konfirmasi lahan, dan semuanya telah dibalas oleh Dishut Riau. Adapun balasan tersebut berisi penolakan atas permohonan Disbun terkait konfirmasi lahan.

Penolakan tersebut dikarenakan dokumen areal yang diajukan Disbun untuk diverifikasi tidak lengkap dan tidak memenuhi seluruh areal. “Bagaimana kita mau memverifikasi lahan yang diajukan tersebut , sedangkan dalam peta yang diajukan Disbun hanya menunjuk satu titik,” kata Arief.

Selain peta Disbun ini tidak dilengkapi dengan petunjuk bujur dan lintang, koordinat lahan yang ditunjuk juga tidak jelas. “Disbun hanya menunjuk satu titik saja, bagaimana kita mau mengklarifikasi kalau seperti itu, kita tidak bisa mengetahui mana lahan yang masuk dalam kawasan hutan dan mana yang tidak,” kata Arif lagi.

Dishut sebenarnya bisa saja menentukan koordinat lokasi pada titik yang ditunjuk Disbun tersebut, namun masalahnya siapa nanti yang akan mempertanggungjawabkan lokasi yang ditunjuk tersebut. “Setelah ditunjuk lokasi perkebunan ini akan di SK kan oleh Gubernur. Kalau nanti bermasalah bagaimana,” Tanya Arief Despensary.

Ke depan, bila Disbun kembali ingin mengajukan konfirmasi lahan, Disbun diminta untuk mengajukan peta lokasi yang telah terkoreksi dengan koordinat, bujur dan lintang atau UTM yang mencakup seluruh areal.

“Kalau tidak berarti ini sama saja Disbun yang meminta Dishut untuk menetapkan lahan perkebunan K2I ini, padahal itu tugasnya Disbun,” tutupnya.

Sebelumnya, Syofyan, Kabid Pengembangan Dinas Perkebunan Provinsi Riau terkait perkembangan program pembangunan kebun K2I pemprov Riau mengatakan pihaknya masih terkendala dengan peruntukan lahan. Dalam penunjukan lahan pihaknya harus mengkonfirmasikan kepada Dinas Kehutanan apakah lahan tersebut termasuk dalam kawasan Hutan atau tidak.

Syofyan mengaku, Disbun sudah mengirimkan surat konfirmasi lahan kepada Dinas Kehutanan namun tidak mendapatkan jawaban. Hal inilah yang kemudian dibantah oleh Dishut bahwa Dishut sudah membalas surat tersebut.(Ndi)

BERITA FOTO

Jumat, 6 Agustus 2010

Barang Bukti berupa satu unit truk, Kamis (6/8) diamankan Polhut Riau, ada dugaan penangkapan ini ditutupi. Wartawan yang ingin memperoleh informasi penangkapan mendapat perlakuan tak pantas dari Kabid Perlindungan Hutan Dishut Riau, Said Nurjaya.



Jumat, 6 Agustus 2010

Barang Bukti berupa satu unit truk, Kamis (6/8) diamankan Polhut Riau, ada dugaan penangkapan ini ditutupi. Wartawan yang ingin memperoleh informasi penangkapan mendapat perlakuan tak pantas dari Kabid Perlindungan Hutan Dishut Riau, Said Nurjaya.



Jumat, 6 Agustus 2010

Menjelang dirgahayu RI ke-65, pedagang bendera musiman telah menggelar dagangan. Kehadirannya setiap tahun turut menyemarakkan suasana HUT kemerdekaan RI.



Jumat, 2 Juli 2010

Dua truk yang bermuatan sekitar 130 tual kayu yang berhasil diamankan satuan Polhut Riau beberapa waktu lalu. Dua truk ditangkap di Simpang Pasir Putih Pekanbaru dan kini diamankan di markas Polhut



Rabu, 30 Juni 2010
Si Jago Merah Mengamuk, Seisi Rumah Ludes

Kasus kebakaran kembali bertambah di wilayah Kota Pekanbaru. Kali ini si jago merah meludeskan satu unit rumah beserta isinya. Diduga kebakaran terjadi akibat korsleting listrik.



Sabtu, 26 Juni 2010

kebakaran lahan di belakang Kantor RRI Panam Pekanbaru beberapa waktu lalu. Diduga Kebakaran terjadi akibat pembukaan lahan oleh oknum warga dengan cara membakar untuk dijadikan kebun sawit. (foto:Jon)



Sabtu, 26 Juni 2010
Selain alih Fungsi Kawasan, Penangkaran Arwana juga Rusak Tahura

Temuan terjadinya kerusakan terhadap kawasan lindung Tahura SSH II Minas akibat beroperasinya penangkaran Arwana terbongkar. Selain berada di dalam kawasan lindung, PT. Salmah Arowana Lestari membendung salah satu sungai di Tahura untuk kegiatannya yang mengakibatkan kerusakan terhadap kawasan.



Senin, 24 Mei 2010
SD Trisula Bertahan Dengan 40 Murid

Sedikit catatan di tengah pestanya kemajuan kota pekanbaru. Satu unit sekolah terjepit di tengah megahnya pusat perbelanjaan



Kamis, 22 April 2010
Sambut Pimpinan KPK, HMI Gelar Aksi di Pangeran

Puluhan mahasiswa beraksi di depan Hotel Pangeran Pekanbaru. Namun mahasiswa kecewa, gagal bertemu pimpinan KPK.



Senin, 12 April 2010
Distamben Riau Akui PLTMH Pemandang Kurang Perencanaan

Distamben Provinsi Riau mengakui kurangnya perencanaan dalam pembangunan PLTMH di Desa Pemandang Rokan Hulu. Akibatnya, setelah bangunan PLTMH selesai terjadi beberapa kelemahan dan kekurangan.



© 2007 riautimes.com